Kamu. Selalu kamu. 🤍
Kalau kamu sudah sampai di bagian paling akhir ini, berarti kamu sudah membaca semua yang sengaja aku simpan di sini.
Mungkin dari awal kamu mengira ini cuma website kecil yang dibuat supaya terlihat lucu, manis, atau sekadar bikin kamu tersenyum.
Tapi sebenarnya, di balik setiap halaman, setiap foto, setiap pertanyaan, dan setiap kata yang aku tulis, ada satu hal yang sama.
Kamu.
Aku nggak tahu apakah aku selalu bisa menemukan cara yang tepat untuk menjelaskan perasaanku kepadamu. Kadang ada hal yang ingin aku katakan, tapi akhirnya cuma tersimpan di kepala. Kadang aku ingin menunjukkan betapa berartinya kamu, tapi kata-kata terasa terlalu sederhana untuk menjelaskannya.
Jadi kali ini, aku memilih membuat sesuatu.
Sesuatu yang mungkin nggak sempurna, tapi dibuat dengan hati yang benar-benar serius ketika mengerjakannya.
Aku ingin suatu hari nanti, ketika kamu sedang rindu, sedang sedih, atau cuma ingin melihat sesuatu yang mengingatkanmu padaku, kamu bisa kembali ke halaman ini dan menemukan sedikit alasan untuk tersenyum.
Aku ingin kamu tahu bahwa di suatu waktu, ada seseorang yang duduk dan memikirkan bagaimana caranya membuatmu merasa sedikit lebih spesial.
Dan orang itu adalah aku.
Aku nggak bisa menjanjikan bahwa setiap hari akan selalu mudah. Aku juga nggak bisa menjanjikan bahwa kita nggak akan pernah salah paham, bertengkar, atau merasa lelah.
Tapi kalau ada satu hal yang bisa aku katakan dengan jujur, aku ingin tetap menjadi seseorang yang memilih untuk tinggal dan memperbaiki, bukan seseorang yang pergi hanya karena keadaan sedang nggak sesuai harapan.
Karena buatku, mencintai seseorang bukan cuma tentang memilihnya ketika semuanya terasa indah.
Tapi juga tentang tetap mengingat kenapa kita memilihnya ketika keadaan sedang tidak mudah.
Dan entah kenapa, dari sekian banyak orang yang bisa saja hadir dalam hidupku, hatiku justru berhenti di kamu.
Lucu juga sebenarnya.
Aku nggak pernah merencanakan akan menemukan seseorang seperti kamu. Tapi setelah kamu datang, aku malah mulai terbiasa dengan kehadiranmu.
Terbiasa menunggu kabarmu.
Terbiasa mencari namamu.
Terbiasa tersenyum hanya karena melihat sesuatu yang mengingatkanku kepadamu.
Sampai akhirnya aku sadar...
kamu sudah menjadi bagian kecil dari banyak hal dalam hidupku.
Jadi kalau suatu hari kamu bertanya,
“Kenapa aku?”
Aku mungkin nggak punya jawaban yang terdengar sempurna.
Tapi aku tahu satu hal.
Karena dari sekian banyak orang, cuma kamu yang berhasil membuatku ingin bertahan sejauh ini.
Dan kalau suatu hari kamu merasa nggak cukup baik, merasa nggak spesial, atau merasa nggak pantas untuk disayangi...
tolong ingat halaman ini.
Ingat bahwa pernah ada seseorang yang melihat kamu bukan sebagai seseorang yang harus sempurna, tapi sebagai seseorang yang tetap ingin dia pilih dengan segala kurang dan lebihnya.
Aku nggak memilih kamu karena kamu sempurna.
Aku memilih kamu karena kamu adalah kamu.
Dan mungkin, itu sudah lebih dari cukup.
Terima kasih sudah hadir di hidupku.
Terima kasih untuk semua cerita yang sudah kita lewati.
Terima kasih untuk hal-hal kecil yang mungkin nggak kamu sadari, tapi ternyata punya tempat sendiri di ingatanku.
Kalau nanti waktu berjalan semakin jauh, semoga kita masih bisa melihat kembali semua ini sambil tersenyum.
Dan kalau ternyata halaman ini menjadi salah satu kenangan yang pernah kita punya, aku tetap nggak akan menyesal pernah membuatnya.
Karena setidaknya, pernah ada satu masa ketika aku begitu senang memiliki seseorang sampai aku ingin membuatkan sebuah tempat kecil hanya untuknya.
Tempat itu untuk kamu.
Dan tulisan ini juga untuk kamu.
Jadi sebelum kamu benar-benar meninggalkan halaman ini, aku cuma mau bilang satu hal lagi...
Terima kasih sudah menjadi kamu.
Jangan berubah hanya karena dunia membuatmu merasa harus menjadi orang lain.
Tetap jadi kamu yang aku kenal.
Tetap jadi seseorang yang punya tempat sendiri di hatiku.
Karena kalau suatu hari nanti aku diberi kesempatan untuk mengulang semuanya dari awal...
dari semua nama yang mungkin muncul,
dari semua orang yang mungkin datang,
dari semua jalan yang mungkin bisa aku pilih...
aku tetap ingin menemukan kamu lagi.
Dan kalau aku harus memilih sekali lagi...
aku tetap akan memilih kamu.
Hari ini.
Besok.
Dan selama hatiku masih tahu ke mana ia ingin pulang.
Kamu. Tetap kamu. Selalu kamu. 🤍
Dan untuk semua hal yang belum sempat aku katakan, semoga suatu hari nanti kamu bisa mengerti bahwa semuanya pernah kutulis dengan tulus.
Terima kasih sudah sampai sejauh ini.
Terima kasih sudah membaca semuanya.
Dan terima kasih karena pernah menjadi seseorang yang ingin aku buatkan tempat khusus seperti ini.
Kalau suatu hari nanti kamu membuka halaman ini lagi, aku harap kamu nggak cuma mengingat kata-katanya.
Aku harap kamu juga mengingat alasan di balik semuanya.
Bahwa pernah ada seseorang yang ingin membuatmu tersenyum, meskipun hanya lewat sebuah halaman kecil di internet.
Seseorang yang mungkin nggak selalu pandai mengatakan perasaannya, tapi pernah berusaha menyimpannya dalam bentuk yang bisa kamu lihat dan baca kapan saja.
Dan kalau sampai sekarang kamu masih bertanya apa sebenarnya yang ingin aku sampaikan dari semua ini...
jawabannya tetap sama.
Aku senang pernah menemukan kamu.
Dan dari semua kemungkinan yang ada,
aku tetap bersyukur bahwa salah satu kemungkinan itu adalah bertemu denganmu.
Dextsan